News Update :
Ikuti Pendidikan dan Pelatihan Bekam di www.pendidikanbekam.com - Daftarkan diri sekarang juga, Dapatkan discount hingga 50% Pendidikan dan Pelatihan Bekam Langsung Bisa Praktek ...::.... Discount Belaku Hingga Mei 2014

Bekam Menurut Pakar

Baca Artikel Lainnya Dari Para Pakar Bekam »

BEKAM

Baca Artikel Lainnya Tentang Bekam »

Manfaat Bekam

Baca Artikel Lainnya Tentang Manfaat Bekam »

Pengumuman

Baca Pengumuman Lainnya »

9 Panduan Diet Cegah Sakit Jantung?

Pendidikanbekam.com - Membaca label produk makanan itu penting artinya untuk mengetahui asupan lemak jenuh, tak jenuh ganda, serta tak jenuh tunggal. Anda pun akan tahu jumlah serat larut dan vitamin yang dapat mencegah penyakit jantung.

Berikut ini adalah beberapa tip penting dari Janet Tietyen dan Darlene Forester, ahli makanan dan nutrisi dari University of Kentucky College of Agriculture. Dengan mengikuti panduan ini, setidaknya Anda dapat menekan risiko mengidap sakit jantung.

1.  Lemak mengandung dua kali lebih banyak kalori protein dan karbohidrat. Sumber padat kalori ini berkontribusi terhadap kelebihan berat badan, yang merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung dan gangguan kesehatan lainnya.

2.  Batasi asupan lemak total 30 persen dari kalori harian Anda. Untuk diet 2.000 kalori, berarti tidak lebih dari 67 gram lemak per hari. Lemak banyak berasal dari daging, makanan kering, beberapa produk turunan susu, serta bahan tambahan pada mayonnaise dan salad dressings.

3.  Lemak jenuh sebaiknya dibatasi tidak lebih dari 10 persen dari kebutuhan kalori Anda. Orang dengan diet harian 2.000 kalori sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 22 gram lemak jenuh. Kurang dari itu lebih baik bagi kesehatan jantung. Lemak jenuh akan padat dalam suhu ruangan. Biasanya berasal dari makanan hewani dan minyak kelapa.

4.  Tambahkan lemak tak jenuh tunggal dan ganda sebagai bagian dari asupan lemak total. Kacang, kedelai, dan minyak zaitun merupakan sumber terbaik untuk lemak tak jenuh tunggal, sedangkan minyak jagung dan bunga matahari untuk lemak tak jenuh ganda. Sebagai tambahan, beberapa jenis ikan mengandung asam lemak omega-3, sejenis lemak tak jenuh ganda. Ikan yang kaya kandungan tersebut misalnya beberapa jenis ikan salmon, trout laut, makerel, dan halibut. Tambahkan ikan pada diet Anda setidaknya hingga tiga kali dalam seminggu.

5.  Untuk meningkatkan serat larut dalam diet Anda, konsumsi kacang-kacangan setidaknya dua kali seminggu.

6.  Masukkan oat dan bekatul sebagai bagian besar dari diet Anda. Bisa disajikan sebagai sereal atau ditambahkan pada muffin atau pancakes, bahkan kue.

7.  Konsumsi sayuran dan buah, setidaknya lima porsi per hari, untuk memenuhi kebutuhan serat larut dan zat gizi lainnya agar jantung tetap sehat.

8.  Asam folat, vitamin B, dapat membantu mencegah penyakit jantung dengan melindungi pembuluh darah dari kerusakan yang disebabkan oleh homosistein, produk yang dibentuk dari metabolisme protein dalam tubuh. Asam folat merupakan turunan dari foliage, ditemukan pada daun sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan, dan buah yang mengandung citrus seperti jeruk. Asam folat kebanyakan didapat dari biji-bijian, seperti roti, tepung, pasta, dan sereal.

9.  Penelitian mengindikasikan vitamin C, E, dan betakaroten menghasilkan antioksidan yang membantu mencegah proses oksidasi yang berkontribusi terhadap penyakit jantung. Sayuran dan buah-buahan merupakan makanan utama kaya vitamin C dan betakaroten. Minyak sayur tak jenuh dan susu biasanya kaya vitamin E.


Sumber : Kompas

Apakah Benar Omega-6 Picu Sakit Jantung?

Pendidikanbekam.com - Asam lemak Omega 6 merupakan jenis lemak tak jenuh (unsaturated fat) yang banyak ditemukan pada minyak nabati, kacang-kacangan dan biji-bijian. Apabila dikonsumsi secukupnya, Omega-6 memberi manfaat besar bagi kesehatan terutama menjaga organ jantung dan otak.

Tetapi belakangan ini, muncul beberapa kontroversi seputar omega-6. Bahkan, beberapa penelitian mengklaim, omega-6 yang dimetabolisme dalam tubuh dapat berubah menjadi lemak yang menyebabkan kerusakan dan peradangan pada pembuluh darah. Peradangan atau kerusakan itulah yang akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah (arteri), yang pada akhirnya memicu penyakit jantung.

Terkait hal ini, Donald Hensurd, MD, pakar pengobatan preventif dari Mayo Clinic mengatakan bahwa hal itu sama sekali tidak benar. Bahkan menurutnya, American Heart Association (AHA) telah merekomendasikan bahwa seseorang harus memenuhi 5-10 persen kalori harian dari asam lemak omega-6.

Beberapa literatur menyebutkan, kebutuhan omega-6 bagi orang dewasa sehat adalah 1-3 gram/hari, jika jumlah itu tidak terpenuhi maka berpotensi terjadi gangguan metabolisme tubuh.

Asam lemak omega-6 memiliki beberapa tipe di antaranya asam linoleat, asam gamma-linolenat dan asam arakidonat. Tubuh mengubah asam linoleat menjadi asam gamma-linolenat kemudian asam arakidonat.

Sumber makanan yang kaya akan asal linoleat misalnya beberapa minyak nabati  (minyak bunga matahari, minyak kedelai, minyak jagung, minyak wijen dan minyak walnut), kadang-kacangan (walnut, almonds dan jambu monyet), dan biji-bijian (flax, rami, bunga matahari, wijen, dan labu). Makanan yang tinggi akan asam gamma-linolenat misalnya minyak bunga primrose evening, minyak borage, minyak biji black currant. Sedangkan makanan yang kadar asam arakidonatnya tinggi  seperti daging hewan, kuning telur dan kerang.

Dalam beberapa literatur disebutkan, asupan asam lemak  omega-6 juga harus diseimbangkan dengan asam lemak esensial lainnya yakni omega-3. Menurut para ahli, asam lemak omega-3 dan omega-6 memiliki fungsi yang saling berkaitan. Keduanya bekerja bersinergi memelihara kesehatan kulit, kuku, rambut, hormon, meringankan gejala asma, serta mencegah kerusakan sel pada pengidap kanker.

Yang menjadi persoalan, rasio omega-3 dan 6 yang seimbang masih menjadi perdebatan di kalangan ahli.  Ada yang bilang 2,5 banding 1, angka 2,5 untuk omega-6 dan 1 untuk omega-3. Ada juga yang bilang 4 banding 1.

Hensurd mengatakan, jika seseorang merasa khawatir mengenai jumlah asupan omega-6 yang telah mereka konsumsi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau mengganti menu makanan yang mengandung lemak jenuh dengan pilihan yang lebih sehat.

Sumber : Kompas

Minyak Sayur Turunkan Kolesterol, tapi Picu Sakit Jantung?

Pendidikanbekam.com - Lemak tak jenuh ganda atau yang dikenal dengan asam lemak omega-3 dan omega-6 diketahui memiliki manfaat penting bagi kesehatan. Kendati demikian, sebuah tinjauan terbaru dari beberapa studi menyatakan, lemak tak jenuh ganda tersebut belum tentu memiliki manfaat seperti yang selama ini diklaim banyak label makanan.

Menurut tinjauan yang dimuat Canadian Medical Association Journal, khususnya pada minyak sayur yang mengklaim memiliki kandungan omega-6 namun minim omega-3 justru memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan. Ini karena ketidakseimbangan jenis lemak tak jenuh ganda yang ada di dalamnya.

Para peneliti menegaskan, minyak sayur tertentu seharusnya tidak dikategorikan sebagai makanan sehat. Pasalnya, produk tersebut hanya mengandung asam lemak omega-6 yang tinggi dan omega-3 yang rendah, sehingga tidak seimbang.

Secara umum, mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh ganda dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung koroner (PJK). Namun menurut para peneliti, jika tidak seimbang, asam lemak tak jenuh ganda belum tentu dapat mengurangi risiko tersebut.

Mengenal asam lemak tak jenuh

Komponen dalam  makanan dapat dipecah menjadi beberapa elemen kimia. Lemak merupakan komponen yang dijumpai dalam banyak jenis makanan, khususnya pada daging dan kacang. Jenis lemak yang ditemui pun bisa berbeda-beda dalam setiap jenis makanan, antara lain lemak jenuh, tak jenuh tunggal, dan tak jenuh ganda. Digolongan demikian karena jenis-jenis lemak tersebut memiliki struktur kimia yang berbeda.

Faktanya, tanpa lemak tak jenuh ganda, otak tidak dapat berfungsi dengan semestinya. Namun karena tubuh tidak dapat memproduksi sendiri, maka kita perlu makan makanan tertentu yang mengandung zat gizi tersebut.

Khususnya asam lemak omega-3 dapat dijumpai pada ikan berlemak seperti salmon, mackerel, dan tuna. Zat gizi tersebut juga dapat ditemui pada walnut. Sementara itu, asam lemak omgea-6 banyak ditemukan dalam kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti minyak sayur antara lain minyak jagung, minyak kedelai, dan minyak bunga matahari.

Asam lemak omega-3 dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Sedangkan omega-6 lebih dikenal untuk mengurangi Kolesterol "jahat" atau low density lipoprotein (LDL).

Nah, karena kedua jenis asam lemak tak jenuh ganda tersebut sudah lama dikenal baik bagi kesehatan, maka analisa baru dari University of Toronto tersebut cukup banyak mengejutkan. Mereka bahkan menemukan, minyak sayur yang kaya asam lemak omega-6 namun tidak diimbagi dengan omega-3 justru dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Analisa "ketidakseimbangan" tersebut didasari sebuah penelitian yang dipublikasi Februari lalu. Penelitian tersebut melibatkan sebuah kelompok peserta yang mengganti konsumsi lemak mereka menjadi minyak sayur. yang kaya asam lemak omega-6 namun minim omega-3.

Hasilnya, kadar kolesterol "jahat" di dalam tubuh mereka memang berkurang, tetapi ada peningkatan laju kematian karena penyakit kardiovaskular dan PJK. Karena itu, mereka menyimpulkan, konsumsi minyak sayur yang kaya asam omega-6 saja tidak cukup untuk mengurangi risiko kematian yang berkaitan dengan penyakit kardiovaskular, tetapi juga harus diimbangi dengan konsumsi asam lemak omega-3.

Sumber : Kompas

4 Makanan Sumber Kolesterol Baik?

Pendidikanbekam.com -  Persepsi buruk sering sekali terlintas ketika seseorang mendengar kata lemak. Lemak tidak selamanya buruk bagi tubuh. Karena bagaimanapun juga, konsumsi lemak tetap dibutuhkan sebagai sumber energi.

Jenis lemak dalam makanan seperti, lemak trans, minyak terhidrogenasi, lemak jenuh dan beberapa minyak tropis, dapat menyebabkan ketidakseimbangan, peradangan kronis dan penyakit. Inilah jenis lemak yang harus dihindari.

Sedangkan minyak zaitun, kacang, biji-bijian dan biji minyak, minyak nabati yang belum diproses dan minyak non terhidrogenasi adalah pilihan lemak terbaik yang harus Anda konsumsi setiap hari.

Berikut ini adalah sumber makanan yang bisa meningkatkan kadar Kolesterol baik (HDL) dalam tubuh Anda:

1. Alpukat

Alpukat adalah buah yang memiliki kandungan tinggi lemak. Tetapi Anda tidak perlu khawatir, karena selain daging buahnya yang gurih, alpukat memiliki mengandung lemak baik (HDL). Kandungan lutein pada alpukat berkhasiat untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan mata dan kandungan klorofilnya merupakan sumber antioksidan.

2. Minyak kelapa murni

Minyak kelapa dapat menjadi pilihan terbaik sebagai menu makanan penutup yang sehat. Meski kegunaan minyak kelapa masih terus dipelajari, tapi manfaatnya telah diakui ampuh sebagi anti-bakteri, kaya akan vitamin K dan E dan zat besi. Beberapa riset bahkan mengindikasikan, minyak kelapa dapat membantu manajemen berat badan, karena mengurangi stres pada sistem endokrin.

3. Ikan

Beberapa jenis ikan mengandung lemak yang sangat baik bagi kesehata.  Salmon, sarden, herring, makarel dan tuna adalah jenis ikan yang mengandung asam lemak omega-3. Lemak pada ikan sangat dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan, perkembangan fungsi otak, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Asam lemak omega-3 juga dapat ditemukan pada tumbuhan laut seperti krill, alga, beberapa tanaman dan minyak kacang. Asam lemak omega-3 dapat membantu mengurangi kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kolesterol baik (HDL), mengurangi peradangan dan mengurangi risiko penyakit jantung, kanker dan diabetes tipe 2.

EPA (asam eicosapentaenoic) dan DHA (asam docosahexaenoic)  adalah tipe asam lemak omega-3 yang banyak ditemukan dalam minyak ikan untuk mengurangi resiko irama jantung abnormal yang mengakibatkan kematian mendadak dan penyakit jantung, menurut hasil studi di University of Maryland Medical Center .

4. Kacang-kacangan atau polong-polongan

Kacang-kacangan merupakan sumber nutrisi yang melindungi kesehatan Anda. Orang yang makan kacang secara teratur berisiko lebih rendah untuk meninggal akibat serangan jantung dan stroke ketimbang mereka yang makan sedikit, menurut studi di Harvard School of Public Health. Badan Pengawas Obat dan Makanan, Amerika Serikat (FDA) bahkan mengklaim, "makan- makanan yang mencakup satu ons kacang setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung."

Kebanyakan jenis kacang-kacangan mengandungan tingkat kolesterol jahat (LDL) yang rendah dan mampu meningkatkan kolesterol baik. Kenari misalnya, mengandung asam lemak omega-3 yang melindungi Anda dari ritme jantung abnormal yang mematikan dan pembekuan darah. Beberapa contoh jenis kacang yang mengandung omega 3 adalah kacang tanah, kacang merah, almond dan kenari.

Sumber : Kompas

Makanan yang Bantu Atasi Stres dan Cemas?

Pendidikanbekam.com - Banyak orang yang memilih untuk makan junk food seperti es krim, cookies, atau donat saat merasa sedih, galau, stres ataupun cemas. Namun sebenarnya bukan itu makanan yang seharusnya dipilih, karena ada makanan-makanan tertentu yang dapat mencegah sekaligus mengatasi kegalauan.

Jeanne Ricks, direktur kesehatan holistik dari CIty College, New York, mengatakan, ada makanan tertentu yang secara positif dapat mengubah senyawa kimia otak. Bahkan, dengan mengonsumsi makanan-makanan tertentu ini, sebagian orang tak perlu lagi mengonsumsi obat antidepresan untuk mengusir stres mereka.

"Makanan ini tidak hanya meningkatkan mood, tetapi juga dapat mengurangi kadar stres dan cemas. Maka sebelum mengonsumsi obat antidepresan, makanan sebetulnya juga bisa dijadikan terapi," ujarnya.

1. Cokelat hitam
Cokelat hitam selama ini diketahui mampu mengurangi kadar Kolesterol "jahat", mengurangi tekanan darah, mengurangi risiko penyumbatan aliran darah. Namun ternyata para pakar juga menggunakannya untuk mengurangi risiko gangguan mood. Hampir sama dengan wine, cokelat hitam mengandung resveratrol, antioksidan yang memperbaiki sistem imun. Senyawa ini juga dapat meningkatkan produksi endorfin di otak yang merupakan target dari obat-obatan antidepresan.

2. Buah dan sayur
Pakar mengaitkan diet sehat dengan mood dan kesehatan jantung yang lebih baik, salah satunya yaitu dengan mengonsumsi buah dan sayur. Mengurangi konsumsi gula buatan dan menggantinya dengan sayur dan buah merupakan cara yang baik dalam meningkatkan kadar serotonin.

3. Telur
Mengandung nutrisi esensial seperti protein, kalsium, vitamin D dan A, tiamin, riboflavin, dan pantotenik, telur dapat menjadi salah satu pilihan terapi untuk gejala depresi. Telur juga merupakan bahan pangan yang alami dan kaya mineral sehingga dapat memberikan rasa nyaman bagi tubuh.

4. Ikan berlemak
Ikan berlemak, khususnya asam lemak omega-3 merupakan salah satu makanan yang disarankan untuk mengobati dan mencegah penyakit jantung. Namun makanan ini juga bermanfaat untuk mengatasi gangguan mood, termasuk depresi, gangguan bipolar, dan skizofrenia. Asam eikosapentaenoat (EPA) yang merupakan asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam salmon, tuna, dan ikan berlemak lainnya dapat mengurangi peradangan di otak, sementara asam dokosapentaenoat (DHA) dapat memperbaiki persinyalan pada senyawa-senyawa kimia dalam otak.

Sumber ; Kompas

Contoh 5 Kebiasaan yang Bikin Panjang Umur

Pendidikanbekam.com - Kita mungkin tidak dapat menang melawan penuaan yang terjadi secara alamiah. Namun dengan menjalani kebiasaan-kebiasaan sehat, tentu akan mencegah kita terkena penyakit seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes. Penyakit-penyakit tersebut dapat mempercepat proses penuaan yang menjadi penyebab kematian di usia muda.

Kendati percepatan penuaan ataupun penuaan secara umum merupakan proses yang kompleks, lima kebiasaan ini dapat membantu melawannya.

1. Makan sayur dan buah beraneka warna
Orang yang makan kombinasi sayur dan buah beraneka warna secara konsisten memiliki laju perkembangan penyakit kronik yang lebih lambat. Selain berat badan lebih terjaga, bonusnya adalah lebih panjang umur.

Aneka warna dari sayur dan buah menunjukkan kandungan nutrien dan antioksidan yang berbeda, sehingga memberikan manfaat yang berbeda pula. Maka semakin banyak kombinasi sayur dan buah yang dimakan, maka semakin lengkap tubuh kita mendapat manfaat darinya.

2. Makan EPA dan DHA
Asam eikosapentaenoik (EPA) dan asam dokosaheksaenoik (DHA) merupakan kunci awet muda. Orang dengan kadar EPA dan DHA yang tinggi dalam darahnya memiliki risiko yang rendah untuk penyakit jantung dan laju penuaan kromosom yang lambat. Makanan mengandung EPA dan DHA antara lain ikan salmon, tuna, halibut, mackerel, dan sarden.

3. Sikat gigi teratur
Tidak hanya baik untuk kesehatan gigi dan mulut, sikat gigi teratur juga bikin panjang umur. Sikat gigi menghilangkan bakteri yang menyebabkan gigi keropos. Jika tidak dibersihkan, bakteri dapat bertambah banyak dan memasuki aliran darah sehingga menyebabkan inflamasi dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, kesehatan gigi yang buruk telah dikaitkan dengan banyak risiko penyakit kronis.

4. Minum teh hijau
Teh hijau mungkin tidak dapat melawan sel kanker, namun dapat membantu menghilangkan tumpukan lemak berlebih yang menyebabkan percepatan proses penuaan. Menurut studi tahun 2010, teh hijau mengandung antioksidan epigalokatekin-3-galat (EGCG) dan kafein yang dapat membantu untuk mengurangi berat badan hingga 1,36 kg dalam 12 minggu dan mengecilkan lingkar pinggang.

5. Bergerak lebih banyak
Kurang bergerak aktif menyebabkan tubuh kehilangan massa otot yang mempercepat proses penuaan. Perubahan yang terjadi akibat umur pada otot dapat diperlambat dengan banyak bergerak aktif.

Sumber : Kompas

Pendidikan dan Pelatihan

Baca Artikel Lainnya »

Jenis Bekam

Baca Artikel Lainnya Tentang Jenis Bekam»

Artikel

Baca Artikel Lainnya »

SANTRI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Baca Artikel Lainnya Tentang Santri »
 

© Copyright Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bekam 2010 -2011 | Design by Bekam Center | Published by Bekam Tangerang | Powered by Blogger.com.