Halalkah Upah Bekam dan Menjadi Penerapis Bekam ? - Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bekam

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Ikuti Pendidikan dan Pelatihan Bekam di www.pendidikanbekam.com - Daftarkan diri sekarang juga, Dapatkan discount hingga 50% Pendidikan dan Pelatihan Bekam Langsung Bisa Praktek ...::.... Discount Belaku September 2018

Jumat, 07 September 2018

Halalkah Upah Bekam dan Menjadi Penerapis Bekam ?

PendidikanBekam.com - Pencinta Bekam, masih banyak orang yang meragukan dan bertanya apakah hukumnya melakukan praktek bekam, hukum menjadi penerapis bekam, atau menermia upah bekam, karena sebagian diantara kita membaca salah satu hadist seperti di bawah :

Telah bercerita kepada kami ['Abdush Shamad] telah bercerita kepada kami [Hisyam] dari [Yahya] dari [Muhammad bin Ayyub] bahwa seorang Anshar bernama [Muhaiyyishah] bercerita kepadanya, ia memiliki budak tukang bekam, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarangnya untuk mendapat upah dari bekam lalu ia berkata: Bolehkah aku memberi makan anak-anak yatimku darinya? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak." Ia berkata: Bolehkah aku mensedekahkannya? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberinya keringanan untuk memberikannya kepada tukang penyiram air miliknya. (Hadits Ibnu Majah Nomor 3469)

atau membaca hadist :

Telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib bin Yusuf] dari [Yahya] dari [Muhammad bin Yusuf] dari [As Saib bin Yazid] dari [Rafi' bin Khadij], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seburuk-buruk pekerjaan adalah upah pelacur, harga anjing dan profesi tukang bekam." (Hadits Nasai Nomor 4220).

Atau hadist lainnya yang menyatakan bahwa Rasulullah tidak menyarankan untuk menerima upah bekam dan menganjurkan menjadi tukang bekam.

Galih Gumelar "Selain hadit tersebut di atas banyak hadist lainnya menyatakan bahwa Rasulullah berbekam, menyarankan bekam, memberi upah bekam, bahkan menyatakan bahwa seseorang yang ahli bekam atau membekam adalah seorang hamba terbaik".


"jadi ketika memandang sesuatu, lihatlah hadist lainnya, namun saya pribadi jika membaca keseluruhan menyimpulkan bahwa Rasulullah tidak mengharamkan bekam, tidak mengharamkan upah bekam, tidak mengharamkan orang menjadi penerapis bekam, bahkan Rasulullah menyanjung orang yang bisa membekam / terapis bekam. Namun Rasullullah mengingatkan bahwa menjadikan bekam sebagai profesi utama adalah sebuah hal yang kurang baik dalam unsur rezeki, karena dalam berbagai riwayat Rasulullah SAW meminta kepada para majikan untuk meringankan kerja penerapis, memberikan hadiah, bahhan meminta untuk mengurangi pajak bagi penerapis bekam" Tambah Galih Gumelar.

Jadi menerima upah bekam dan menjadi terapis bekam adalah diperbolehkan bahkan bekam menjadi sebuah pengobatan yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Atas Komentar, Saran dan Pertanyaannya
Silahkan Ketik Pertanyaan, Saran Kritik, dan Komentarnya di Kolom Bawah ini.
www.pendidikanbekam.com

Post Bottom Ad

Pages